Berita
BBPVP Bekasi Selenggarakan Pelatihan Dasar Bahasa Isyarat untuk Pegawai
Kamis, 22 Januari 2026 by AdministratorBalai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi selenggarakan Pelatihan Dasar Bahasa Isyarat pada Rabu (21/1) di Creative Room BBPVP Bekasi. Pelatihan ini diikuti oleh pegawai BBPVP Bekasi baik di jajaran manajemen, staf, serta instruktur. Pelatihan ini juga diikuti para pegawai dari Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Bekasi dan Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker).
Kepala BBPVP Bekasi, Yose Rizal, S.TP., M.M sangat mengapresiasi kegiatan ini. “Ini adalah bentuk keseriusan kita untuk memberikan pelayanan kepada teman-teman spesial kita. Supaya kita memiliki pengetahuan dasar tentang bagaimana menyapa dan berikteraksi dengan rekan-rekan spesial kita,” ucapnya saat memberikan sambutan pada acara tersebut.
Pelatihan ini dilatih oleh fasilitator Juru bahasa Isyarat yang berasal dari peserta pemagangan nasional. Dalam pelatihan ini, Kepala BBPVP Bekasi beserta jajaran manajemen juga ikut mempraktikkannya. Mulai dari mengenal huruf alfabet, memperkenalkan diri hingga sapaan sehari-hari. Suasana pun menjadi semarak dan menyenangkan.
Karena durasi pelatihan yang sangat singkat, Yose mengakui bahwa hasil dari kegiatan ini sedikit. Namun baginya hal itu akan memiliki manfaat besar. “Ini adalah awal kita menunjukkan itikad baik untuk bisa berperan serta dalam memberikan pelatihan vokasi yang inklusif untuk seluruh masyarakat Indonesia,” tegasnya.
Sebelumnya Yose memberikan penjelasan tentang lambatnya penerapan program inklusif di Indonesia. Menurutnya, hal itu disebabkan karena masih sempitnya pemikiran orang-orang tentang orang-orang spesial. Keadaan mereka dianggap sebagai keterbatasan. “Padahal justru orang-orang yang berada di sekitar mereka lah yang memiliki keterbatasan. Karena pemikirannya yang sangat sempit,” tuturnya.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa memikirkan teman-teman inklusif ini justru dapat memperkaya diri. “Bukti nyatanya adalah hari ini kita berupaya untuk bisa mempelajari bahasa isyarat karena kita mau menambah pengetahuan. Kita mau berubah dari kesempitan pola pikir dan kemampuan kita,” jelasnya.
Karena itu Yose mengungkapkan bahwa memfasilitasi teman-teman spesial bukan hal yang mudah. “Kita di BBPVP Bekasi dan di Kemnaker umumnya mengupayakan agar memacu diri untuk bisa lebih besar lagi, lebih berkembang lagi, untuk bisa memberikan pelayanan terbaik bagi teman-teman disabilitas, “pungkasnya.






