Berita
BBPVP Bekasi Raih Nilai Tertinggi dalam Survei Kepuasan Pengguna Lulusan Pelatihan Vokasi 2025
Jumat, 16 Januari 2026 by AdministratorBalai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi raih nilai tertinggi dalam Survei Kepuasan Pengguna Lulusan Pelatihan Vokasi Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) tahun 2025. Survei ini membagi dalam kategori A, B, C dan D. Kategori A (sangat baik) untuk rentang nilai 3,5324-4,00. Kategori B (baik) untuk rentang nilai 3,0644 – 3,532. Kategori C (kurang baik) untuk rentang nilai 2,60 – 3,064. Serta kategori D (tidak baik) untuk nilai rentang 1,00 – 2,5996.
Dari 21 UPTP, BBPVP Bekasi meraih Indeks kepuasan pengguna sebesar 3,899. Untuk unsur kompetensi, BBPVP Bekasi memiliki nilai rata–rata hard skill sebesar 3,892 dan nilai rata–rata soft skill sebesar 3,902. Sedangkan untuk unsur ekspektasi, nilai rata – rata hard skill adalah sebesar 3,301 dan soft skill memiliki nilai rata-rata sebesar 3,412. Ini mencerminkan bahwa dari 21 UPTP di seluruh Indonesia, kualitas kompetensi lulusan pelatihan di BBPVP Bekasi adalah yang terbaik dari sisi hardskill maupun softskill.
Survei Kepuasan Pengguna Lulusan Pelatihan Vokasi dilaksanakan sebagai bagian dari upaya evaluasi kinerja layanan pelatihan vokasi yang berorientasi pada pengguna. Sesuai dengan prinsip pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebagaimana diatur dalam kebijakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Survei ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk memperoleh gambaran yang objektif dan komprehensif mengenai tingkat kepuasan pengguna terhadap kompetensi lulusan pelatihan vokasi.
Responden survei adalah perusahaan atau pemberi kerja yang mempekerjakan lulusan pelatihan vokasi pada tahun sebelumnya (n–1). Pemilihan responden dilakukan secara terencana berdasarkan data lulusan yang telah bekerja di sektor formal pada masing-masing UPT Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas (Ditjen Binalavotas) Kemnaker RI. Sehingga hasil survei mencerminkan persepsi pengguna yang relevan dan aktual terhadap kinerja lulusan.
Adapun Instrumen survei berupa kuesioner terstruktur yang disusun mengacu pada pedoman survei kepuasan pengguna lulusan pelatihan vokasi. Instrumen dibagi ke dalam dua unsur utama, yaitu unsur ekspektasi dan unsur kompetensi, yang masing-masing mencakup penilaian terhadap kemampuan hard skill dan soft skill lulusan.
Instrumen Survei Kepuasan Pengguna Lulusan Pelatihan Vokasi disusun secara sistematis dan terstruktur untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai harapan serta penilaian pengguna terhadap lulusan pelatihan vokasi. Instrumen survei ini dibagi ke dalam dua bagian utama, yaitu unsur ekspektasi dan unsur kompetensi.
Dengan pelaksanaan survei secara konsisten dan pemanfaatan hasilnya sebagai dasar pengambilan keputusan dan perencanaan program, diharapkan penyelenggaraan pelatihan vokasi pada UPT Bidang Lavotas dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan. Hal ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya lulusan yang kompeten, profesional, dan adaptif terhadap dinamika dunia kerja, serta berkontribusi pada peningkatan mutu layanan pelatihan vokasi pada periode pelaksanaan berikutnya.






