Berita

Pemerintah Dorong CPMI Peroleh Peluang Kerja yang Lebih Baik
Kamis, 5 Juni 2025 by AdministratorSelain sebagai syarat para Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) untuk bekerja sebagai perawat di Jerman, Program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Penugasan Khusus Bahasa Jerman Level B1 adalah upaya pemerintah mendukung para CPMI memperoleh peluang kerja yang lebih baik.
Hal tersebut disampaikan Direktur Peningkatan Kapasitas Pekerja Migran Indonesia Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Rr. Lia Parisiana Kr., S.S. saat menutup Program Pelatihan Berbasis Kompetensi Penugasan Khusus Bahasa Jerman Level B1 Sektor Keperawatan Calon Pekerja Migran, Adjustment Training Tahun 2025.
Dalam acara yang dilaksanakan di Aula Rajawali BBPVP Bekasi (4/6), Lia mengatakan bahwa program ini merupakan kerjasama Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) dengan Kementerian P2MI, yang sebelumnya di bawah Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Disebutkan oleh Direktur Penempatan Pemerintah Kementerian P2MI, Dra. Dyah Rejekiningrum, M.M., bahwa peserta berasal dari berbagai daerah seperti Maluku, dari Papua, Sulawesi Utara, dari Gorontalo, Sumatera Utara, Lampung Riau, NTT dan Sumatera Selatan.
Dijelaskannya, bahwa standar kelulusan yang begitu tinggi bukanlah untuk mempersulit, namun untuk mempermudah melanjutkan sertivikasi ke level 2. “Jadi untuk bisa bekerja ke luar negeri tidak cukup modalnya hanya kemampuan teknis. Tapi juga sertifikasi dan tentunya kesehatan mental dan fisik. Nah ini ada beberapa teman kita yang akhirnya tertunda keberangkatannya karena masalah kesehatan,” ungkapnya.
Terakhir, Ibu Dyah berpesan tentang pentingnya perubahan pola pikir agar bukan semata bekerja untuk mencari uang saja. Tapi juga untuk menimba ilmu dan terus belajar.
Pelatihan ini dilaksanakan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi dan BBPVP Bandung. Oleh karena itu, penutupan ini juga dihadiri secara daring oleh Kepala BBPVP Bandung, Herman Bija, S.T,. M.Si. (/syam)